Laman

Pelayanan Holistik

Selamat Datang.
Semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Kamis, 26 September 2013

Perjanjian Lama




            Untuk mengenal perjanjian lama, kita harus mengenal dunia disekitarnya atau nama-nama tempat dalam perjanjian lama. Lokasi seperti Mesopotamia dan Kanaan sudah tidak dikenal lagi. Mesotpotamia berarti daerah diantara dua sungai yakni Tigris dan Efrat. Iklim timur tengah memiliki dua musim yakni musim hujan (oktober-mei), dan musim kering (mei-oktober). Cara hidup masyarakat timur tengah kuno adalah nomaden dan bergantung pada pertanian. Pusat pertanian dilakukan di desa, sedangkan di kota didirikan tempat strategis yakni pusat industri, perdaganagn dan kebudayaan. Tema teologi dalam perjanjian lama adalah dimulai dengan pemanggilan. Panggilan ini ada kaitannya dengan janji Allah, yakni janji tentang tanah dan janji tentang keturunan yang besar.
            Cerita perjanjian lama menekankan tindakan Allah yang kuat untuk menjaga perjanjian dengan umat pilihan. Perjanjian yang diadakan bukan berdasarkan hubungan keluarga anatara Allah dengan Israel. Perjanjian itu sekali untuk selamanya dan tidak terkait satu saat saja dalam sejarah Israel. Sejarah keselamatan yang diungkapkan bukan mengungkap fakta-fakta peristiwa melainkan hendak menyatakan Allah yang memerintah dalam sejarah hidup manusia. Dalam sejarah perjalanan manusia ada dua janji kepada umatNya yakni janji tentang tanah dan keturunan yang besar. Janji itu diikat dengan sunat sebagai syarat masuk dalam perjanjian itu.
            Perjanjian diikat bukan berdasar pada hal alamiah tetapi berdasar Tuhan dan manusia, dan janji itu sekali untuk selamanya. Proses yang dialami oleh bangsa Israel adalah memasuki tanah kanaan dna terbentuknya kerajaan. Kekacauan terjadi sehingga kerajaan menjadi pecah sehingga merubah seluruh tatanan kehidupan Israel. Bangsa Israel kemudian dibuang ke Babel dan mengalami pola berpikir yang dialami oleh bangsa yang menjajahnya. Setelah kembali ke Yerusalem, bangsa Israel menata kembali peribadatannya di bawah pimpinan Ezra dan Nehemia. Secara turun-temurun bangsa Yahudi mengalami penindasan dari bangsa lain. Pada masa transisi sebelum kedatangan Yesus, banyak tulisan dalam kitab apokrifa, di mana Maleakhi bukanlah kitab terakhir dalam alkitab. bangsa Yahudi sesudah pembuangan dalam masa kekuatan sosial-politik lebih kuat sehingga masyarakat semakin dirugikan dengan kekuatan politik.

Judul Buku                              : Disini Kutemukan
Pengarang                               : S. Wismoady Wahono



Sabtu, 21 September 2013

Tanah: dulu dan kini




Tanah merupakan hal penting dalam PL yang merupakan pemberian dari Tuhan. Tuhan memberikan janji tanah kepada Abraham yakni tanak kanaan. Jika umat Israel taat maka tanah yang mereka tempati akan dikuasai oleh bangsa lain, terbukti dalam pembuangan ke Babel. Tanah adalah ajang pergumulan iman bangsa Israel sekaligus sebagai jati diri umat Allah. Tuhan mau hidup umatNya menjadi kesaksian bagi bangsa disekitarnya. Tanah dalam PL sebagai panggung hubungan antara Tuhan dan umatNya. Kehilangan tanah berarti ancaman serius sebagai umat perjanjian. Tanah diberikan karena kasih dan kesetiaan Tuhan kepada sumpah yang diikrarkanNya kepada leluhur Israel.
Tanah diberikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan sebagai symbol ketergantungan kepada Tuhan. Bangsa Israel diberikan tanah supaya ada tempat perhentian dan keluar dari belenggu penyembahan berhala. Tuhanlah yang menunjukkan tanah sebagai bentuk dari pembebasan perbudakan di Mesir. Tanah adalah anugerah Tuhan, sehinga harus mematuhi aturan yang ditetapkan Tuhan. Tanah butuh istirahat, sehingga pada tahun ketujuh tanah tidak ditanami. Ketidakadilan structural dengan mudah melahirkan berbagai bentuk kesewenang-wenangan di lapangan. Kepedulian pada kaum miskin sesuai dengan latrar belakang dunia timur dekat kuno. Meneladani Tuhan secara konkret tidak lepas dari kaum lemah yakni menyisakan tuaian, bekerja pada orang yang dipekerjakan.
 Orang miskin berutang dengan menggadaikan barang. Tema sentral kitab injil adalah kerajaan Allah yang diwujudkan Kristus yang berkuasa di bumi dan di surga. Tanah dalam PL berdimensi fisik sekaligus rohani, di mana setiap orang yang memiliki tanah berarti memiliki Tuhan. Manusia tanpa tanah sama saja dengan kematian. Kebanyakan orang Yahudi percaya bahwa berkat tangan Tuhan datang dalam perjanjian tanah. Zionisme merupakan gerakan politik berhubungan dengan kembalinya orang yahudi kepada tanah miliknya. Warga Palestina sendiri merasa penat dengan janji kosong yang berkaitan dengan perdamaian. Palestina merupakan tanda penggenapan nubuat akhir zman, mengingat cara-cara kekerasan dan citra raja yang akan datang.

Kamis, 05 September 2013

CARA ORANG MUSLIM MEMBACA ALKITAB



Memahami dan berbagi Firman Tuhan
Christopher J.H Wright dan Jonathan Lamb (ed.)

     Alkitab merupakan bacaan wajib bagi orang Kristen. Kebenaran cerita dua anak laki-laki Adam, Yusuf Ali menjelaskanm bahwa masalah kejadian 4:1-15, nabi diberi tugas menyampaikan kebenaran. Dalam Al Qur’an menuliskan kisah seseorang laki-laki yang membantah saudara laki-lakinya ingin membunuhnya sedangkan alkitab mengisahkan Allah yang berbicara dengan seorang pembunuh yang menjadi pembunuh. Islam muncul setelaah kekristenan, dalam hal ini dipengaruhi oleh pemikiran Yuhudi dan Kristen. Orang islam percaya bahwa Nabi Muhammad menerima Al Qur’an dari malaikat Gabriel selama 23 tahun. Penerimaan itu berlangsung 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah.
     Al Qur’an merupakan firman dari Allah yang secara harafiah di turunkan melalui nabi Muhammad. Kitab ini merupakan kitab terlengkap yang menuliskan hukum tidak seperti buku lain. Buku ini memuat peraturan. Ada tiga alasan pertama: wujud Al Qur’an menakjubkan, bahasa dan puisi yang agung yang hanya dijelaskan oleh asalnya yang ilahi. Kedua, isi Al Qur’an dengan sendirinya suci, khususnya kitab-kitab sebelumnya memberikan kesaksian tentangnya dan nabi Muhammad. Ketiga, wujud dan isinya telaah dipertahankan secara menakjubkan dan harus oleh banyak orang islam.
Ada tiga hal dalam diri orang islam dalam membaca Alkitab yakni:
-   Tokoh dalam Alkitab yang diidentifikasi Al Qur’an sebagai nabi akan ditafsir sesuai dengan pola nabi Muhammad.  
-   Kata-kata dan simbol diartikan sebagaimana arti dalam pemahaman islam.
-   Orang islam berharap mereka melihat islam dalam Alkitab.
Ida Glaser, hlm. 115-117, jakarta: Yayasan Pancar Pijar Alkitab.