Laman

Pelayanan Holistik

Selamat Datang.
Semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Jumat, 22 Maret 2013

HUKUM GEREJA


       I.            Eklesiologi
Eklesiologi adalah salah satu bagian dari ilmu teologi yang berasal dari cabang ilmu teologi sistematika dan memiliki interaksi atau tidak dapat dipisahkan dari cabang ilmu lainnya seperti biblika, historika, dan praktika, yang secara khusus mengkaji tentang apa dimana, dan bagaimana gereja itu.
Secara Etimologi gereja berasal dari bahasa yunani yang berarti Ekklesia yang berasal dari kata kerja kaleo artinya mereka yang dipanggil keluar. Dan ada juga buku yang menyatakan bahwa gereja dari bahasa yunani berarti kyriake yang berarti yang menjadi milik Tuhan. Milik Tuhan adalah orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Jadi yang dimaksud dengan gereja adalah persekutuan para orang beriman.
Kata Kyriake sebagai sebutan bagi persekutuan para orang yang menjadi milik Tuhan, belum terdapat dalam PB. Istilah ini baru dipakai pada zaman sesudah zaman para rasul yaitu sebagai sebutan gereja sebagai sesuatu lembaga dengan segala peraturannya. Didalam PB kata yang dipakai untuk menyebutkan persekutuan para orang beriman adalah ekklesia yang berarti rapat atau perkumpulan yang terdiri dari orang-orang yang dipanggil untuk berkumpul. Mereka berkumpul karena dipanggil atau dikumpulkan.
Gereja juga berasal dari kota portugis (igreja) dan melalui bahasa latin (ecclesia). Gereja dipanggil dan ditempatkan didunia ini untuk melayani Allah dan melayani manusia.
    II.            Gereja itu ada karena merupakan lanjutan umat Allah atau Jemaat Tuhan dalam PL. sekalipun demikian gereja dalam PB persis sama dengan Jemaah Tuhan didalam PL. hal ini umpamanya jelas dalam Matius 16:18,19, yang mengatakan bahwa Tuhan Yesus akan menghadirkan jemaatNya diatas batu karang ini (yaitu pengakuan, bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup) dan bahwa alam maut tidak akan menguasainya. Selanjutnya jemaat Tuhan itu akan dihari kunci kerajaan sorga. Dari kata-kata Tuhan Yesus ini jelaslah bahwa gereja adalah penyataan umat Allah yang sejati. Gereja didalam PB adalah perealisasian dari nubuat Yesaya 14:1, pernyataan Tuhan Yesus ini juga mengungkapkan bahwa ada hubungan diantara gereja dan kerajaan sorga.
 III.            Dimana gereja hadir ? gereja hadir ditengah dunia untuk menjadi terang bagi kegelapan (Mat 5:14). Gereja hadir dalam dunia yang gelap. Gereja hadir dalam rangka penyelamatan Allah atas manusia yang berdosa. Gereja menjadi penyataan Allah yang menjadi tempat untuk setiap manusia mengaplikasikan dan merealisasikan seluruh kepunyaanNya. Gereja adalah lembaga yang di dalamnya umat hidup dan memercayakan diri kepada Allah melalui Yesus Kristus.
 IV.            Untuk apa itu Gereja
Gereja merupakan alat yang mau dipergunakan oleh Tuhan untuk membuat manusia memperoleh keselamatan.dengan jalan bagaimana pun kita telah datang kepada Kristus. Dengan semuanya itu gerejalah yang sudah menjadi sebab kesaksian tentang Kristus yang telah datang kepada kita.
Gereja hadir atau didirikan pada saat tercurahnya Roh Kudus. Pada hari pentakosta, Tuhanlah yang bertindak dan bagaimana gereja telah timbul sebagai hasil pekerjaan Roh Kudus, yang membuat orang percaya kepada Kristus. Demikianpula selanjutnya gereja dipergunakan sebagai alat Roh Kudus untuk menghadapkan orang-orang kepada Kristus.  
Didalam kisah para rasul terletak dokumen tentang terjadinya gereja, akan tetapi dalam dokumen itu ditetapkan juga tugas yang menjadi hak beridirinya gereja.
Agar gereja dapat memenuhi tugasnya. Gereja harus dipenuhi oleh Kirstus dengan segala kepenuhan  Allah itu bukan suatu kenyataan yang bersifat rahasia atau mistis melainkan suatu kenyataan yang menurut pergumulan gereja dengan segala kuasa yang ingin melepaskan gereja dari Kristus dengan segala kekayaannya.

Rabu, 20 Maret 2013

ELIADE



Menurut Eliade ada 3 hal yang terkesan dalam hidupnya selama ia di India yaitu jalan hidup bisa berubah disebabkan apa yang dinamakan pengalaman sacramental, symbol adalah kunci utama memasuki kehidupan spiritual dan semua itu hanya bisa dipelajari di anak benua India. Karena disana terdapat tulisan agama rakyat yang sangat kaya dan teramat kuat.
            Dan Eliade membagi atas dua ide dalam bentuk aksioma yang menjadi pondasi seluruh banguna teorinya yaitu :
1.      Posisinya sangat berseberangan dengan kau reduksionis. Eliade menegaskan bahwa fenomena agama harus dipahami sebagaimana dia tumbuh dalam tahapan-tahapan dirinya sendiri. Dan hal ini akan dilaksanakan kalau agama dipelajari sebagai sesuatu yang religius. Mencoba memahami esensi agama hanya melalui beberapa fenomena seperti psikologi, sosiologi, ekonomi, bahasa, seni, atau bidang-bidang lain.
2.      Lebih menunjuk pada metode yang dipakai, dimana agama adalah sebatas psikologi atau social belaka.
Eliade sangat berempati mengatakan seseorang yang hanya tahu satu hal, berarti dia tidak tahu apa-apa, jadi tidak ada pembandingnya tidak ada ilmu yang benar-benar ilmu.
            Eliade mengatakan bahwa para sejarahwan harus “keluar” dari peradaban moderen, karena hanya dapat menjelaskan sebagian kecil dan bersifat kekeliruan. Dari perjalanan sejarah dimuka bumi ini sebagian bekal untuk masuk “kedunia arkhais” masyarakat arkhais adalah masyarakat yang hidup dizaman pra-sejarah ataupun masyarakat tampil dengan kebudayaan terbelakang yang hidup saat ini.



Kamis, 07 Maret 2013

brosur paskah Sekolah Minggu


Program Pra Paskah dilaksanakan pada Rabu, Minggu Sengsara yang terakhir
1.  Berdoa
2.  Gerak dan Lagu
·         Dari Terbit Matahari
·         Rukun Cinta
·         Betapa Dalamnya
·         Tanda Paku di Kaki dan Tangan
3.  Pembimbing Menerangkan arti Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, Paskah, Telur dan Kelinci Paskah (Keterangannya ada di liturgi Masa Raya Paskah yang dibagikan BPS)
4. Belajar Theme Song “Yes, Yesus Bangkit” (Anak-anak Sekolah Minggu akan menyanyikan theme song ini pada ibadah subuh Paskah dengan jemaat)
5.  Aktivitas:  membuat kartu Paskah dan dekorasi Paskah (Akan diajarkan pada pelatihan Easter For Children)
6. Berdoa Pulang

Liturgi KPI PASKAH
I.  Pembukaan
Pemimpin 1:    Selamat Paskah adik-adik……Selamat Paskah Lala
Lala:                Happy Easter kakak.
Pemimpin 1:    Emmm…Happy Easter…Apa itu?
Lala:                Itu bahasa Inggris kakak yang artinya Selamat Paskah.
Pemimpin:       Oh…begitu.  Paskah: berarti melewati.  Yah Yesus telah melewati kematian, Dia bangkit, Dia hidup.  Sekarang kakak mau ajarkan sesuatu.  Kalau kakak katakan “Selamat Paskah,” adik-adik jawab “Yes, Yesus bangkit!.”  Semuanya bisa?  Lala bisa?
Lala:                Iya kakak.
Pemimpin 1:    Sekarang Lala praktekkan.  “Selamat Paskah!”
Lala:                “Yes, Yesus bangkit!”
Pemimpin1:     Mari, adik-adik, kita praktekkan, “Selamat Paskah” (ulangi 3X).  Kita gembira Tuhan Yesus bangkit.  Kita gembira Dia hidup. Tuhan Yesus menyelamatkan kita semua.  Mari kita berdiri.  Mari kita ekspresikan kegembiraan kita dengan menyanyi “Yes, Yesus Bangkit!”
a.  Menyanyi Yes, Yesus Bangkit!                                       (Berdiri)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan.
Yes Yesus bangkit.
Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan
Yes, yes, yes.

b.  Berdoa
Pemimpin 1: Mari kita berdoa.  Tuhan Yesus kami datang di tempat ini untuk merayakan kebangkitan-Mu.  Kami sangat gembira Engkau bangkit. Engkau adalah Tuhan kami.  Tolong kami Tuhan dalam ibadah kami ini.  Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.  (Duduk)

II.  Menyanyi
Pemimpin 1: Selamat Paskah……Mari kita puji Tuhan Yesus yang hidup, yang telah bangkit.  Kita puji Dia dengan berbagai alat musik.  Bagaimana bunyi gitar….bunyi gendang…..bunyi keyboard…..Adik-adiku, mari kita puji Tuhan dengan berbagai alat musik.
 “Pujilah Namat Tuhan”
Pujilah Nama Tuhan mainkan dengan musik.
Pujilah Nama Tuhan mainkan dengan musik.
Puji Tuhan, puji Tuhan, mainkan dengan musik.
(Mainkan dengan gitar, gendang, keyboard)

(Pembimbing masuk membawa gambar Yesus yang tersalib).
Pemimpin 2:    Hey, adik-adik lihat apa ini?  Yah…gambar Yesus yang disalib.  Tuhan Yesus mati di kayu salib, Dia mati untuk menebus dosa-dosa kita.  Salib adalah tanda cinta, Yesus mati supaya kita dis’lamatkan.  Tanda paku di kaki dan tangan-Nya adalah tanda cinta Tuhan kepada kita semua  Mari kita menyanyikan lagu “Tanda Paku di Kaki dan Tangan”.
“Tanda Paku di Kaki dan Tangan”
Laki-laki:         Tanda paku di kaki dan tangan
Perempuan:     Tanda cinta, tanda cinta (mengangkat simbol love)
Laki-laki:         Tanda tombak menusuk di lambung
Peremupuan:   Tanda cinta-Nya Tuhan (mengangkat simbol love)
Semua:                        Itu semua Tuhan sudah b’rikan untuk tebus dosa manusia.
S’lamat orang yang tidak melihat tapi percaya juga.

III.  Pelayanan Firman
Lala:                Kakak saya mau cerita.  Ada temanku mengatakan “Yesus tidak bangkit”
Pemimpin 2:    Lala perlu menceritakan kepada teman yang tidak percaya itu bahwa Tuhan Yesus bangkit.  Alkitab menceritakannya.  Dan apa yang dikatakan Alkitab benar.
Lala:                Iya kakak, saya mau menceritakan cerita tentang Yesus bangkit kepada temanku itu.  Emmm tapi kakak, saya agak lupa ceritanya.  Ceritakan yah kakak…
Pemimpin 2:    Iya, kita semua yang ada di sini akan mendengar cerita kebangkitan Tuhan Yesus.  Setiap tahun kita mendengarnya supaya kita tidak lupa bahwa Tuhan Yesus mati untuk kita, dan Dia bangkit, karena Dia Tuhan.  Sebelum kakak bercerita kita berdoa terlebih dahulu.
a.  Berdoa
1 Anak Besar:             Tuhan Yesus kami mau mendengar cerita tentang kebangkitan-Mu.  Tolong kami Tuhan supaya kami mengerti dan selalu ingat bahwa Engkau mati untuk menebus dosa kami, dan Engkau bangkit karena Engkau adalah Tuhan.  Inilah doa kami, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
b.  Cerita
Pendahuluan:
(Maria Magdalena masuk)
Maria Magdalena: Saya sedih sekali…Dia telah mati.  Dia guru yang sangat baik.  Dia mau menolong orang.  Dia pandai mengajar.  Saya senang mendengar apa yang diajarkan-Nya.  Namun, Dia telah mati disalibkan.  Yesus….telah mati.  Saya sedih sekali.
(Maria keluar)                     

Pemimpin 2:
Maria Magdalena adalah salah satu teman Yesus.  Dia sedih melihat (perlihatkan gambar salib) Yesus disiksa dan mati di atas kayu salib. Hari itu adalah hari Jumat.  Yah..Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa kita semua.
Yesus dikuburkan di dalam sebuah goa batu.  Mayat-Nya dimasukkan di dalam goa itu dan ada sebuah batu besar menutup goa itu (perlihatkan gambar goa yang tertutup batu).
Hari Minggu subuh…saat matahari belum bersinar, Maria dan teman-temannya berjalan ke kubur Yesus, mereka mau memberi rempah-rempah kepada tubuh Yesus sebagai tanda kasih sayang. Dalam perjalanan mereka teringat ada batu besar yang menutupi kubur Yesus.  “Siapa yang akan menggulingkan batu yang menutup kubur itu?  Batunya besar dan berat.  Bagaimana ini?”  Mereka bingung.  Tetapi saat mereka sudah dekat dengan kubur itu, apa yang terjadi?  (Perlihatkan gambar kubur yang terbuka)…Yah, kubur terbuka, batunya terguling, Tuhan Yesus tidak ada lagi di dalam kubur karena apa?  “Aduh mayat Yesus dicuri orang.  Saya harus memberi tahu Petrus dan teman yang lain.” Kata Maria.  Ia pun berlari kepada Pertus dan temannya dan berkata “mayat Yesus diambil orang, saya tidak tahu Dia dimana?” Dan ketika Pertus dan temannya tiba di kubur, mayat Yesus memang tidak ada. Pulanglah Pertus dan temannya itu.
Tetapi Maria berdiri dekat kubur dan menangis “orang telah mengambil Tuhan, di mana Dia sekarang?” Tiba-tiba ada dua orang Malaikat berpakain putih bertanya “mengapa kamu menangis?” Jawab Maria “Tuhanku telah diambil orang”.  Maria sedih sekali…Dia mengira orang telah mengambil mayat Yesus.
Maria menoleh ke belakang, dan ada orang yang berkata “mengapa kamu menangis, siapakah yang kamu cari?”  Maria mengira orang itu adalah tukang kebun, dan dia berkata “Tolong beri tahu di mana Yesus, saya akan mengambil Dia.  Kata orang itu “Maria”.  Jawab Maria, “Guru, kamu pasti Guru!  Maria tahu orang yang memanggil namanya adalah  …….(Biarkan anak-anak menjawab).  Dia adalah Yesus.  Yesus sudah bangkit.  Karena gembiranyan, Maria pergi kepada murid-murid Yesus dan berkata “Saya telah melihat Tuhan. Dia hidup”

(Maria masuk)
Pembimbing 2:            Selamat (pagi, siang, sore), siapa namamu?
Maria Magdalena:       Nama saya Maria Magdalena
Pembimbing 2:            Bagaimana kamu tahu bahwa Yesus hidup? 
Maria Magdalena:       Saya melihatnya.  Saya berdiri dekat kubur, dan ada orang yang bicara denganku, saya mengira Dia tukang kebun.   Ternyata Dia Yesus.  Dia menyebut namaku.  Dia sungguh Yesus.  Dia hidup.  Saya sungguh gembira, Yesus bangkit. Yes!
Pemimpin 2:                Apa yang kamu lakukan setelah itu?  
Maria Magdalena:       Saya memberi tahu kepada murid-murid Tuhan Yesus, bahwa Tuhan Yesus hidup.
Pemimpin 2                 :Terimakasih Maria.
Maria Magdalena:       Terimakasih kembali. (lalu meninggalkan ruangan)

Cerintanya terambil dari Yohanes 20: 11-18 (Baca dengan kreatif: ada yang membaca bagian Narator, Tuhan Yesus, Maria, Malaikat)

Lala:    t’rimakasih kakak untuk ceritanya.  Tuhan Yesus mati untuk tebus dosaku dan dosa kita semua.  Dan saya gembira Tuhan Yesus bangkit. Yes, Yesus bangkit!  Saya mau menceritakan kepada teman-temanku bahwa Yesus bangkit.  Teman-teman mari kita menyanyi  lagu “Yes, Yesus bangkit!”
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan.
Yes Yesus bangkit.

Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan
Yes, yes, yes.

Aktivitas:  kuis.  Siapa yang mau menceritakan kembali cerita kebangkitan Tuhan Yesus menggunakan gambar kubur yang tertutup dan kubur yang terbuka.  (Pembimbing menyiapkan hadiah untuk 1 anak yang berani menjawab kuis ini)

VI.  Persembahan
Pemimpin 1:  Kita bersukacita karena Tuhan Yesus mengasihi kita.  Dia rela mati untuk kita.  Kita gembira karena Tuhan Yesus bangkit.  Mari kita bersyukur karena kasih Tuhan Yesus.  Kita membawa persembahan dan menyanyi “Berlimpah Sukacita di Hatiku” (I’ve Got The Joy)
a.  Menyanyi
 “Berlimpah Sukacita di Hatiku”
Berlimpah Sukacita di hatiku, di hatiku, di hatiku
Berlimpah sukacita di hatiku tetap di hatiku
Aku bersyukur, bersukacita, kasih Tuhan diam di dalamku
Aku bersykur, bersukacita, kasih Tuhan diam di dalamku.                         
            I’ve got the joy, joy, joy, joy down in my heart, down in my heart, down in my heart
            I’ve got the joy, joy, joy, joy down in my heart, down in my heart to stay
            And I’m so happy, so very happy.  I’ve got the love of Lord in my heart
            And I’m so happy, so very happy.  I’ve got the love of Lord in my heart
           
VII.  Doa Syafaat
Pokok doa:
·         Cerita yang sudah didengarkan
·         Persembahan
·         Orang tua dan Guru SM dan Pendeta
·         Kegiatan sehari-hari: belajar di sekolah, bermain dengan teman-teman dan saudara
·         Pemerintah

VIII.  Penutup
Lala:                Kakak saya senang sekali Yesus sayang sama saya.  Dia mau mati untuk saya.  Dan saya juga senang sekali karena Tuhan Yesus bangkit.  Dialah Tuhanku.  Saya akan selalu memuji-Nya.
Pemimpin 1:    Yah, kakak juga senang dan semua kita senang Tuhan Yesus sayang sama kita sehingga Dia mau mati untuk kita.  Kita juga senang karena Tuhan Yesus bangkit.   Tuhan kita yang punya kuasa.  Kita akan terus puji Dia.  Mari adik-adik kita berdiri, kita menyanyi “Haleluya (4X), Puji Tuhan”
a.  Menyanyi              (Berdiri)
Haleluya, haleluya, heleluya, haleluya, Puji Tuhan.
Haleluya, haleluya, heleluya, haleluya, Puji Tuhan.
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan!

b.  Berkat (oleh Pendeta)
Pendeta: Pulanglah anak-anakku, ingatlah dan ceritakanlah terus bahwa Tuhan Yesus mati untuk menebus dosa kita, dan Tuhan Yesus bangkit karena Dia adalah Tuhan. Terimalah berkat Tuhan: Damai sejah’tra dari Allah Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, dan persekutuan Roh Kudus, menyertai anak-anaku semua saat ini sampai selama-lamanya. Amin.

c.  Menyanyi
Pemimpin 1:    Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk menbus dosa-dosa kita; Dia menyelamatkan kita.  Katakan pada teman-temanmu bahwa Tuhan Yesus mengampuni kita dan s’lamatkan kita.  Mari menyanyi “Stop, ‘ku mau katakan” 
            Stop, ‘ku mau katakan apa yang Yesus buat bagiku
            Stop, ‘ku mau katakan apa yang Yesus buat bagiku
                        Ref:  Ampuni dosaku dan s’lamatkanku
                        Ampuni dosaku dan s’lamatkanku
            Jalan, pergi beritakan apa yang Yesus buat bagiku
            Jalan, pergi beritakna apa yang Yesus buat bagiku