Program Pra Paskah dilaksanakan pada Rabu, Minggu
Sengsara yang terakhir
1. Berdoa
2. Gerak dan
Lagu
·
Dari
Terbit Matahari
·
Rukun
Cinta
·
Betapa
Dalamnya
·
Tanda
Paku di Kaki dan Tangan
3. Pembimbing
Menerangkan arti Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, Paskah, Telur dan
Kelinci Paskah (Keterangannya ada di liturgi Masa Raya Paskah yang dibagikan
BPS)
4. Belajar Theme
Song “Yes, Yesus Bangkit” (Anak-anak Sekolah Minggu akan menyanyikan theme song ini pada ibadah subuh Paskah
dengan jemaat)
5.
Aktivitas: membuat kartu Paskah
dan dekorasi Paskah (Akan diajarkan pada pelatihan Easter For Children)
6. Berdoa Pulang
Liturgi KPI PASKAH
I. Pembukaan
Pemimpin
1: Selamat Paskah adik-adik……Selamat
Paskah Lala
Lala: Happy Easter kakak.
Pemimpin
1: Emmm…Happy Easter…Apa itu?
Lala: Itu bahasa Inggris kakak yang
artinya Selamat Paskah.
Pemimpin: Oh…begitu. Paskah: berarti melewati. Yah Yesus telah melewati kematian, Dia bangkit,
Dia hidup. Sekarang kakak mau ajarkan
sesuatu. Kalau kakak katakan “Selamat
Paskah,” adik-adik jawab “Yes, Yesus bangkit!.”
Semuanya bisa? Lala bisa?
Lala: Iya kakak.
Pemimpin
1: Sekarang Lala praktekkan. “Selamat Paskah!”
Lala: “Yes, Yesus bangkit!”
Pemimpin1: Mari,
adik-adik, kita praktekkan, “Selamat Paskah” (ulangi 3X). Kita gembira Tuhan Yesus bangkit. Kita gembira Dia hidup. Tuhan Yesus
menyelamatkan kita semua. Mari kita
berdiri. Mari kita ekspresikan
kegembiraan kita dengan menyanyi “Yes, Yesus Bangkit!”
a. Menyanyi
Yes, Yesus Bangkit! (Berdiri)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan.
Yes Yesus bangkit.
Yes Yesus bangkit (Yes,
Yesus bangkit)
Yes Yesus bangkit (Yes,
Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita
dis’lamatkan
Yes, yes, yes.
b. Berdoa
Pemimpin 1: Mari kita berdoa. Tuhan Yesus kami datang di tempat ini untuk
merayakan kebangkitan-Mu. Kami sangat
gembira Engkau bangkit. Engkau adalah Tuhan kami. Tolong kami Tuhan dalam ibadah kami ini. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa,
Amin. (Duduk)
II. Menyanyi
Pemimpin 1: Selamat Paskah……Mari kita puji Tuhan
Yesus yang hidup, yang telah bangkit.
Kita puji Dia dengan berbagai alat musik. Bagaimana bunyi gitar….bunyi gendang…..bunyi keyboard…..Adik-adiku,
mari kita puji Tuhan dengan berbagai alat musik.
“Pujilah Namat Tuhan”
Pujilah Nama Tuhan mainkan dengan musik.
Pujilah Nama Tuhan mainkan dengan musik.
Puji Tuhan, puji Tuhan, mainkan dengan musik.
(Mainkan dengan gitar,
gendang, keyboard)
(Pembimbing
masuk membawa gambar Yesus yang tersalib).
Pemimpin 2: Hey,
adik-adik lihat apa ini? Yah…gambar
Yesus yang disalib. Tuhan Yesus mati di
kayu salib, Dia mati untuk menebus dosa-dosa kita. Salib adalah tanda cinta, Yesus mati supaya
kita dis’lamatkan. Tanda paku di kaki
dan tangan-Nya adalah tanda cinta Tuhan kepada kita semua Mari kita menyanyikan lagu “Tanda Paku di
Kaki dan Tangan”.
“Tanda
Paku di Kaki dan Tangan”
Laki-laki: Tanda
paku di kaki dan tangan
Perempuan: Tanda
cinta, tanda cinta (mengangkat simbol love)
Laki-laki: Tanda
tombak menusuk di lambung
Peremupuan: Tanda
cinta-Nya Tuhan (mengangkat simbol love)
Semua: Itu
semua Tuhan sudah b’rikan untuk tebus dosa manusia.
S’lamat
orang yang tidak melihat tapi percaya juga.
III. Pelayanan Firman
Lala: Kakak
saya mau cerita. Ada temanku mengatakan
“Yesus tidak bangkit”
Pemimpin
2: Lala perlu menceritakan kepada teman
yang tidak percaya itu bahwa Tuhan Yesus bangkit. Alkitab menceritakannya. Dan apa yang dikatakan Alkitab benar.
Lala: Iya kakak, saya mau menceritakan
cerita tentang Yesus bangkit kepada temanku itu. Emmm tapi kakak, saya agak lupa
ceritanya. Ceritakan yah kakak…
Pemimpin
2: Iya, kita semua yang ada di sini akan
mendengar cerita kebangkitan Tuhan Yesus.
Setiap tahun kita mendengarnya supaya kita tidak lupa bahwa Tuhan Yesus
mati untuk kita, dan Dia bangkit, karena Dia Tuhan. Sebelum kakak bercerita kita berdoa terlebih
dahulu.
a. Berdoa
1
Anak Besar: Tuhan Yesus kami
mau mendengar cerita tentang kebangkitan-Mu.
Tolong kami Tuhan supaya kami mengerti dan selalu ingat bahwa Engkau
mati untuk menebus dosa kami, dan Engkau bangkit karena Engkau adalah
Tuhan. Inilah doa kami, dalam nama Tuhan
Yesus kami berdoa. Amin.
b. Cerita
Pendahuluan:
(Maria Magdalena masuk)
Maria Magdalena: Saya sedih sekali…Dia telah
mati. Dia guru yang sangat baik. Dia mau menolong orang. Dia pandai mengajar. Saya senang mendengar apa yang diajarkan-Nya. Namun, Dia telah mati disalibkan. Yesus….telah mati. Saya sedih sekali.
(Maria keluar)
Pemimpin 2:
Maria Magdalena adalah
salah satu teman Yesus. Dia sedih
melihat (perlihatkan gambar salib) Yesus disiksa dan mati di atas kayu salib.
Hari itu adalah hari Jumat. Yah..Yesus
mati di kayu salib untuk menebus dosa kita semua.
Yesus dikuburkan di
dalam sebuah goa batu. Mayat-Nya
dimasukkan di dalam goa itu dan ada sebuah batu besar menutup goa itu
(perlihatkan gambar goa yang tertutup batu).
Hari Minggu subuh…saat
matahari belum bersinar, Maria dan teman-temannya berjalan ke kubur Yesus,
mereka mau memberi rempah-rempah kepada tubuh Yesus sebagai tanda kasih sayang.
Dalam perjalanan mereka teringat ada batu besar yang menutupi kubur Yesus. “Siapa yang akan menggulingkan batu yang
menutup kubur itu? Batunya besar dan berat. Bagaimana ini?” Mereka bingung. Tetapi saat mereka sudah dekat dengan kubur
itu, apa yang terjadi? (Perlihatkan
gambar kubur yang terbuka)…Yah, kubur terbuka, batunya terguling, Tuhan Yesus
tidak ada lagi di dalam kubur karena apa?
“Aduh mayat Yesus dicuri orang.
Saya harus memberi tahu Petrus dan teman yang lain.” Kata Maria. Ia pun berlari kepada Pertus dan temannya dan
berkata “mayat Yesus diambil orang, saya tidak tahu Dia dimana?” Dan ketika
Pertus dan temannya tiba di kubur, mayat Yesus memang tidak ada. Pulanglah
Pertus dan temannya itu.
Tetapi Maria berdiri
dekat kubur dan menangis “orang telah mengambil Tuhan, di mana Dia sekarang?”
Tiba-tiba ada dua orang Malaikat berpakain putih bertanya “mengapa kamu
menangis?” Jawab Maria “Tuhanku telah diambil orang”. Maria sedih sekali…Dia mengira orang telah
mengambil mayat Yesus.
Maria menoleh ke
belakang, dan ada orang yang berkata “mengapa kamu menangis, siapakah yang kamu
cari?” Maria mengira orang itu adalah
tukang kebun, dan dia berkata “Tolong beri tahu di mana Yesus, saya akan
mengambil Dia. Kata orang itu “Maria”. Jawab Maria, “Guru, kamu pasti Guru! Maria tahu orang yang memanggil namanya
adalah …….(Biarkan anak-anak menjawab). Dia adalah Yesus. Yesus sudah bangkit. Karena gembiranyan, Maria pergi kepada
murid-murid Yesus dan berkata “Saya telah melihat Tuhan. Dia hidup”
(Maria masuk)
Pembimbing 2: Selamat
(pagi, siang, sore), siapa namamu?
Maria Magdalena: Nama
saya Maria Magdalena
Pembimbing 2: Bagaimana
kamu tahu bahwa Yesus hidup?
Maria
Magdalena: Saya melihatnya. Saya berdiri dekat kubur, dan ada orang yang
bicara denganku, saya mengira Dia tukang kebun. Ternyata Dia Yesus. Dia menyebut namaku. Dia sungguh Yesus. Dia hidup.
Saya sungguh gembira, Yesus bangkit. Yes!
Pemimpin
2: Apa yang kamu lakukan
setelah itu?
Maria
Magdalena: Saya memberi tahu kepada
murid-murid Tuhan Yesus, bahwa Tuhan Yesus hidup.
Pemimpin 2 :Terimakasih
Maria.
Maria Magdalena: Terimakasih
kembali. (lalu meninggalkan ruangan)
Cerintanya terambil dari Yohanes 20: 11-18 (Baca
dengan kreatif: ada yang membaca bagian Narator, Tuhan Yesus, Maria, Malaikat)
Lala: t’rimakasih
kakak untuk ceritanya. Tuhan Yesus mati
untuk tebus dosaku dan dosa kita semua.
Dan saya gembira Tuhan Yesus bangkit. Yes, Yesus bangkit! Saya mau menceritakan kepada teman-temanku
bahwa Yesus bangkit. Teman-teman mari
kita menyanyi lagu “Yes, Yesus bangkit!”
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes, Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan.
Yes Yesus bangkit.
Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Yes Yesus bangkit (Yes, Yesus bangkit)
Maut dikalahkan, kita dis’lamatkan
Yes, yes, yes.
Aktivitas:
kuis. Siapa yang mau menceritakan
kembali cerita kebangkitan Tuhan Yesus menggunakan gambar kubur yang tertutup
dan kubur yang terbuka. (Pembimbing
menyiapkan hadiah untuk 1 anak yang berani menjawab kuis ini)
VI. Persembahan
Pemimpin 1:
Kita bersukacita karena Tuhan Yesus mengasihi kita. Dia rela mati untuk kita. Kita gembira karena Tuhan Yesus bangkit. Mari kita bersyukur karena kasih Tuhan
Yesus. Kita membawa persembahan dan
menyanyi “Berlimpah Sukacita di Hatiku” (I’ve Got The Joy)
a. Menyanyi
“Berlimpah
Sukacita di Hatiku”
Berlimpah Sukacita di hatiku, di hatiku, di hatiku
Berlimpah sukacita di hatiku tetap di hatiku
Aku bersyukur, bersukacita, kasih Tuhan diam di
dalamku
Aku bersykur,
bersukacita, kasih Tuhan diam di dalamku.
I’ve
got the joy, joy, joy, joy down in my heart, down in my heart, down in my heart
I’ve
got the joy, joy, joy, joy down in my heart, down in my heart to stay
And
I’m so happy, so very happy. I’ve got
the love of Lord in my heart
And
I’m so happy, so very happy. I’ve got
the love of Lord in my heart
VII. Doa Syafaat
Pokok doa:
·
Cerita yang sudah
didengarkan
·
Persembahan
·
Orang tua dan Guru SM
dan Pendeta
·
Kegiatan sehari-hari: belajar
di sekolah, bermain dengan teman-teman dan saudara
·
Pemerintah
VIII. Penutup
Lala: Kakak
saya senang sekali Yesus sayang sama saya.
Dia mau mati untuk saya. Dan saya
juga senang sekali karena Tuhan Yesus bangkit.
Dialah Tuhanku. Saya akan selalu
memuji-Nya.
Pemimpin
1: Yah, kakak juga senang dan semua
kita senang Tuhan Yesus sayang sama kita sehingga Dia mau mati untuk kita. Kita juga senang karena Tuhan Yesus
bangkit. Tuhan kita yang punya kuasa. Kita akan terus puji Dia. Mari adik-adik kita berdiri, kita menyanyi
“Haleluya (4X), Puji Tuhan”
a. Menyanyi (Berdiri)
Haleluya, haleluya, heleluya, haleluya, Puji Tuhan.
Haleluya, haleluya, heleluya, haleluya, Puji Tuhan.
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan, haleluya!
Puji Tuhan!
b. Berkat (oleh Pendeta)
Pendeta: Pulanglah anak-anakku, ingatlah dan
ceritakanlah terus bahwa Tuhan Yesus mati untuk menebus dosa kita, dan Tuhan
Yesus bangkit karena Dia adalah Tuhan. Terimalah berkat Tuhan: Damai sejah’tra
dari Allah Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, dan persekutuan Roh Kudus,
menyertai anak-anaku semua saat ini sampai selama-lamanya. Amin.
c. Menyanyi
Pemimpin
1: Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk
menbus dosa-dosa kita; Dia menyelamatkan kita.
Katakan pada teman-temanmu bahwa Tuhan Yesus mengampuni kita dan
s’lamatkan kita. Mari menyanyi “Stop, ‘ku mau katakan”
Stop,
‘ku mau katakan apa yang Yesus buat bagiku
Stop,
‘ku mau katakan apa yang Yesus buat bagiku
Ref: Ampuni dosaku dan s’lamatkanku
Ampuni
dosaku dan s’lamatkanku
Jalan,
pergi beritakan apa yang Yesus buat bagiku
Jalan,
pergi beritakna apa yang Yesus buat bagiku