Meninggal bukanlah hal
yang asing lagi setiap manusia bahkan makhluk hidup. Kematian pasti menghampiri
setiap manusia yang baik dan yang jahat. Saya dapat membayangkan jika kematian
datang menjemput pasti setiap orang disayangi akan merasa kehilangan. Saya
dapat membayangkan betapa sedih dan pilu hati terutama orang tua serta
keluarga.
Hal yang menjadi
penghiburan yang menjadi semangat bagi orang tua sanak saudara serta teman
teman yang ditinggalkan ialah biarlah luka dan perih karena
kematian saya itu dibawa berlari. Padahal berkata aku ingin hidup seribu tahun
lagi. Setiap malam penghiburan yang inginkan supaya keluarga terobati dan dapat
membawa duka dan perih itu berlari, dengan cara beribadah dengan liturgi yang
ada tanpa pertengkaran mana yang baik, yang penting Firman Allah dapat
menghibur keluarga yang tinggalkan.
Segala hal yang
menyangkut hal makanan jasmani ketika setelah penghiburan bukanlah yang menjadi
perhatian keluarga tetapi bagaimana setiap orang yang datang melayat membantu
orang tua, saudara dan teman keluarga dari suasana dukacita yang mendalam.
Dalam memimpin
kebaktian penghiburan menginginkan supaya tidak ada pertentangan siapa yang
layak tetapi semua orang layak melayankan firman sejauh itu menolong dan
membantu keluarga keluar dari dukacita yang mendalam karena anak yang
dikasihinya telah pergi kepada Bapa di Surga.
dapat membayangkan
begitu rumitnya perpisahan akibat kematian yang kualami. Diakhir penguburan
setelah penguburan ada kebaktian syukuran bukan karena kematian saya melainkan
karena segala sesuatu yang telah dikerjakan selama ibadah penghiburan serta
penguburan dapt terlaksana dengan baik.
Peristirahatan terakhir
bagi tubuh yang tidak bernyawa sering menjadi perdebatan yang sangat panjang.
Tetapi bagi saya apa yang terbaik bagi keluarga untuk tubuh yang telah menjadi
bangkai itu diletakkan dalam liang lahat dimana disana tubuh itu hancur. Kematian
yang disertai isak tangis orang tua, sanak saudara, teman dan pacar membawa
keharuan bagiternyata mereka sangat merindukan dan menginginkan dapat hidup
kembali seandainya bisa.
Kehidupan dimasa yang
akan datang adalah impian setiap orang tetapi keyakinan bahwa saya yang meninggal
dapat dimengerti oleh orang tua bahwa kehidupan setelah kematian ada kehidupan
yang layak yakni bersama Bapa di Surga. Setiap kematian sesorang ada
penghiburan yang kekal dari Kristus Sang Juruselamat yang telah mati bagi saya
sehingga keluarga yang telah ditinggalkan dapat menerima kematian itu sebagai
sesuatu yang wajar dan manusiawi sebagai makhluk hidup. Dan yang membuat
keluarga berduka termasuk pacar saya adalah dosa.
Tuhan yang tahu segala
sesuatu yang terjadi dalam kehidupan setiap umatNya karena itu setiap keluarga
yang ditinggalkan apalagi saya yang meninggal dalam masa muda, masih banyak
harapan, impian orang tua bahwa suatu
saat akan menjadi orang yang dikenal dalam masyarakat.
Kehidupan orang tua dalam proses penyembuhan akibat kematian
saya harus secara terus menerus dilakukan sebab duka ini tidak dapat hilang
begitu saja walaupun sudah ada penghiburan. Pergumulan orang tua yang tinggalkan berpikir tentang cita-cita
yang tidak tercapai akibat saya dipanggil cepat oleh Tuhan.
Dalam bayangan bahwa orang tua, keluarga, dan pacar tidak
boleh menyalahkan Tuhan atas kepergian saya kembali kepada Tuhan. Sebab saya
meninggal bukanlah kehendak orang tua, saudara dan pacar tetapi itu kehendak
Tuhan, hal inilah yang menjadi penekanan penting bagi keluarga yang
ditinggalkan. Dalam suasana kematian keluarga diajak merenung batapa pahitnya
dan perihnya kematian akibat kehidupan yang disertai dosa.
Dalam ketidakberdayaan
keluarga yang tinggalkan hanya tertegun, terisak dan menjerit karena duka yang
tidak terhingga. Hal-hal yang saya harapkan datang dalam keluarga ketika
kesedihan menghimpit keluarga adalah :
-
Pimpinan
Roh Tuhan dalam kehidupan keluarga saya
-
Kehidupan
berarti bahwa tidak selamanya kita akan hidup pasti kita akn mati
-
Perlindungan
Tuhan setelah saya dikuburkan
-
Kesedihan
harus segera menjadi kebahagian bukan karena saya telah pergi
-
Kehendak
Tuhan terjadi bagi saya sehingga meninggalkan dunia ini kepada kehidupan
bersama yang Kuasa
-
Dukacita
harus berakhir bukan berarti serta-merta melupakan kematian yang baru saja
dialami.
-
Ketekunan
menanti kekuatan yang asalnya dari Tuhan sang punya kehidupan kita ini.
Penghiburan yang
dinantikan keluarga bukanlah lewat makan sebanyak-banyaknya satu berusaha
mnenghibur diri dengan penghiburan yang semu tetapi penghiburan sejati dari
FirmanNya yang disampaikan Hamba Tuhan.
Beberapa hal yang
penting dari maksud kematian setiap orang berbeda-beda tergantung dari situasi
keluarga. Sebab setiap kegiatan diseputar kematian adalah hak Tuhan atas diri
kita. Pengampunan dari Tuhan atas segala dosa saya selama hidup itu diampuni
ketika pengakuan dosa dilakukan saat masih hidup. Dan menjadi penghiburan bagi
keluarga yang ditinggal adalah siap yang didalam Kristus kehidupanNya sudah ada
ditanga Kristus sang pemilik kehidupan.
Kebutuhan jasmani
menjadi alasan yang sangat komplit dalam mepertahankan kedukaan yang panjang
padahl saya meninggal bukan karena kehendakku. Kematian yang menghampiriku
mempengaruhi kehidupan dalam keluarga sebab tidak adalagi yang meneruskan
perjuangan orang tua.
Kehidupan keluarga
setelah kematian pasti berdampak lama dan itu bisa dilupakan ketika keluarga
sadar bahwa kita ini milik Tuhan sehingga kepadaNya kita kembali dan menghadap
Dia.
Sebab kepada Dialah
yang dipuji karena kebesaran dan kehendakNya sehingga setiap manusia dapat
melihat hidup yang kekal. Dan kehidupan itu hanya ada dalam Yesus Kristus yang
telah memanggil kepada hidup untuk bersama-sama dengan Dia. Karena ketika mati sudah
bersama dengan Yesus dan itru yang menjadi pegangan bagi keluarga agar tidak
tetap dalam kedukaan yang berkepanjangan.
Perpisahan selamanya
dengan keluarga dan pacar membuat bersedih dan ingin kembali pulang ke dalam
dunia tetapi saya sudah ada bersama dengan Dia di Surga. Tetapi menjadi inti
pertemuan adalah suatu saat kita bertemu di Surga yang kekal. Sebab dimana ada
kelahiran pasti ada kematian dan pasti yang hidup pasti akan mati sebab itu
orang tua, sank saudara dan pacar tidak usah sedih. Sebab dimana ada pertemuan pasti
ada perpisahan yang didalamnya ada pertemuan yang sangat indah dan mengasikkan.
Kehidupan kekal yang
menanti siap menengadahkan tangannya untuk menerima setiap ora ng yang mau
datang kepadaNya. Apakah dengan kematian keluarga dapat belajar banyak tentang
kehendak Allah? Atau justru menyalahkan Allah bahwa mengapa Allah mencabut
nyawa orang yang dikasihi diantara keluarga?.