Laman

Pelayanan Holistik

Selamat Datang.
Semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Jumat, 21 Maret 2014

Perjanjian Lama




Roma menguasai 13 propinsi yang terbentang dari spanyol sampai Sisiilia di timur. Kaisar pada saat itu bernama Pompey, ia mendirikan propinsi baru yakni Pontus dan Syria. Syria merupakan satu-satunya daerah yang berada di bawah pemerintahan Romawi. Herodes adalah pemimpin di Yehuda yang tidak memiliki hubungan yang erat dengan orang Yahudi. Kita harus mengenal kepala pemerintahan dan procurator yakni Arkhelaus, Filipus, Antipas, Pilatus, Prokurator dari Yudea. Membaca alkitab yang penuh misteri perlu memahami keadaan tanah dan iklim. Sistim kebudayan timur dekat dan para pemimpin umat Yahudi.
Pemahaman tentang alkitab harus dipahami bukan hanya dalam rangka pemuasan intelektual belaka. Mempelajari hasil seleksi sejarah yang berkaitan dengan dunia timur tengah yang menyangkut tentang bait Allah. Masalah pokok yang dihadapi oleh orang Yahudi pada abad pertama yakni kejahatan dan penderitaan. Ada dua cara dalam menerangkan keadaan jahat  yakni hasil kerja roh-roh jahat. Hanya Allah sendiri saja yang membawa perubahan bagi bangsa pilihanNya. Keyakinan kehadiran Allah di dunia dalam bentuk kepercayaan akan para malaekat.
Harapan akan masa depan merupakan pengharapan masa kini yang diharapkan berbeda dengan keadaan sekarang. Pengharapan mendasar dari umat adalah kelak Allah akan menegakkan kewibawaanNya secara penuh yang nyata lewat kedatanga kerajaan Allah. Kitab injil menyaksikan berita kelahiran Juruselamat. Cerita-cerita yang disampaikan injil adalah usaha untuk menerangkan hadirnya Kristus di dunia. Perikop-perikop dari injil adalah sebagian dari seluruh injil. Berita penting yang disampaikan oleh injil adalah Mujizat. Kebangkitan orang mati adalah berita yang tidak kalah penting yang disampaikan oleh injil.
Alkitab mempunyai banyak hal yang menurt ukuran masa kini menimbulkan banyak pertanyaan namun dapat dipercaya sebagai sebuah kebenaran. Memahami alkitab harus diterima apa adanya. Kita harus menempatkan pemahaman kita dalam kedudukan historisnya. Nilai historis yang berusaha diceritakan pada masa injil ditulis membantu kita memahami seluruh kisah injil. Perhatian hang harus kita curahkan adalah mengerti apa yang disampaikan penulis. Kita juga harus terbuka pada pimpinan Roh Kudus untuk memahami firman Tuhan. 


Judul Buku                              : Disini Kutemukan
Pengarang                               : S. Wismoady Wahono

Sabtu, 15 Maret 2014

Ddwight L. Moody



Lahir di northfield, Massachusetts pada 1837. Setelah bersekolah hingga berusia 13 tahun, ia mulai bekerja. Pada usia 17 tahun Moody pindah ke Boston untuk bekerja pada sebuah tokoh sepatu. Disitu ia menghadiri ibadah di gereja kongregasional yang membawanya kepada Kristus. Melalui pengaruh guru sekolah minggunya. Dari situ Moody ke Chigago, kota yang menjadikannya seorang penjual keliling sukses. Pada 1860, ia melepaskan semua karirnya dan menghasbiskan seluruh waktunya di pelayanan sekolah minggu dan YMCA (young men’s christian association).
Pada masa perang sipil di amerika, Moody melayani tentara amerika sambil melayani sekolah minggu. Mendirikan sebuah gereja jalanan, dan berpartisipasi dalam konvensi-konvensi nasional sekolah minggu. Dalam sah satu konvensi ini ia bertemu dengan Ira D. Sankey yang menjadi rekannya dalam bermusik. Pada 1873, Moody berlayar ke kepulauan inggris dalam rangka tur selama dua tahun yang menjadikannya seorang tokoh nasional. Mereka mengunjungi kota York, Glasgow, Edinburgh, London selama empat bulan. Peserta yang hadir dalam ibadah mereka mencapai lebih dari 2,5 juta orang.
Moody telah berkhotbah untuk jutaan orang semasa hidupnya tetapi ia selalu memiliki kerinduan dan kasih yang dalam untuk mengabarkan injil kepada anak-anak.

Salib dan Kebangkitan
Penyaliban dalam bentuk hukuman mati ban
Salib dan Kebangkitan
Penyaliban dalam bentuk hukuman mati banyak diterapkan oleh orang Romawi. Yesus tidak bersalah, siapa yang membunuh-Nya? Kesengsaraan yang dialami Yesus ada dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, di mana pengakuan iman mengatakan bahwa ‘yang menderita dibawah pemerintahan Pontius Pilatus..., prakarsa pembunuhan adalah para pemimpin Yahudi. Yesus diserahkan kepada Pilatus oleh imam besar dan ahli kitab.

Senin, 10 Maret 2014

Surat Penggembalaan pemilu Legislatif April 2014



JADILAH PEMILIH YANG CERDAS DENGAN BERPEGANG PADA
HATI NURANI”.
 Saudara-saudari, segenap umat Katolik Indonesia yang terkasih,
Bangsa kita sedang bersiap diri menyambut Pemilu legislatif untuk memilih DPR, DPD dan DPRD yang akan diselenggarakan tanggal 9 April 2014. Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, Pemilu menjadi peristiwa penting dan strategis karena merupakan kesempatan memilih calon legislatif dan perwakilan daerah yang akan menjadi wakil rakyat.
Hak dan Panggilan Ikut Serta Pemilu
Warga negara yang telah memenuhi syarat berhak ikut menentukan siapa yang akan mengemban kedaulatan rakyat melalui Pemilu. Mereka yang terpilih akan menempati posisi yang menentukan arah dan kebijakan negeri ini menuju cita-cita bersama, yaitu kesejahteraaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, selain merupakan hak, ikut memilih dalam Pemilu merupakan panggilan sebagai warga negara.
Dengan ikut memilih berarti Anda ambil bagian dalam menentukan arah perjalanan bangsa ke depan. Penting disadari bagi para pemilih untuk tidak saja datang dan memberikan suara, melainkan menentukan pilihannya dengan cerdas dan sesuai dengan hati nurani.
Dengan demikian, pemilihan dilakukan tidak asal menggunakan hak pilih, apalagi sekedar ikut-ikutan. Siapa pun calon dan partai apa pun pilihan Anda, hendaknya dipilih dengan keyakinan bahwa calon tersebut dan partainya akan mewakili rakyat dengan berjuang bersama seluruh komponen masyarakat mewujudkan cita-cita bersama bangsa Indonesia. Pertanyaannya adalah calon legislatif macam apa yang mesti dipilih dan partai mana yang mesti menjadi pilihan kita.
Kriteria Calon Anggota Legislatif
Tidak mudah bagi Anda untuk menjatuhkan pilihan atas para calon legislatif. Selain karena banyak jumlahnya, mungkin juga tidak cukup Anda kenal karena tidak pernah bertemu muka. Para calon legislatif yang akan Anda pilih, harus dipastikan bahwa mereka itu memang orang baik, menghayati nilai-nilai agama dengan baik dan jujur, peduli terhadap sesama, berpihak kepada rakyat kecil, cinta damai dan anti kekerasan.
Calon legislatif yang jelas-jelas berwawasan sempit, mementingkan kelompok, dikenal tidak jujur, korupsi dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kedudukan tidak layak dipilih. Hati-hatilah dengan sikap ramah-tamah dan kebaikan yang ditampilkan calon legislatif hanya ketika berkampanye, seperti membantu secara material atau memberi uang.
Hendaklah Anda tidak terjebak atau ikut dalam politik uang yang dilakukan para caleg untuk mendapatkan dukungan suara. Perlulah Anda mencari informasi mengenai para calon yang tidak Anda kenal dengan pelbagai cara. Demi terjaga dan tegaknya bangsa ini, perlulah kita memperhitungkan calon legislatif yang mau berjuang untuk mengembangkan sikap toleran dalam kehidupan antarumat beragama dan peduli pada pelestarian lingkungan hidup.
Pilihan kepada calon legislatif perempuan yang berkualitas untuk DPR, DPD dan DPRD merupakan salah satu tindakan nyata mengakui kesamaan martabat dalam kehidupan politik antara laki-laki dan perempuan, serta mendukung peran serta perempuan dalam menentukan kebijakan dan mengambil keputusan.
Kriteria Partai Politik
Kita bersyukur atas empat kesepakatan dasar dalam berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita percaya bahwa hanya dengan mewujudkan keempat kesepakatan tersebut, bangsa ini akan mampu mewujudkan cita-citanya.
Oleh karena itu, dalam memilih partai perlu memperhatikan sikap dan perjuangan mereka dalam menjaga keempat kesepakatan tersebut. Hal yang penting untuk menjadi pertimbangan kita adalah partai yang memiliki calon legislatif dengan kemampuan memadai dan wawasan kebangsaan yang benar. Partai yang memperjuangkan kepentingan kelompoknya apalagi tidak berwawasan kebangsaan, hendaknya tidak dipilih.
Pengawasan atas Jalannya Pemilu
Setiap warga negara diharapkan ikut memantau dan mengawasi proses dan jalannya Pemilu. Pengawasan itu bukan hanya pada saat penghitungan suara, melainkan selama proses Pemilu berlangsung demi terlaksananya Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil).
Kita perlu mendorong dan memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok dalam masyarakat yang dengan cermat mengikuti dan mengritisi proses jalannya Pemilu. Hendaknya Anda mengikuti secara cermat proses penghitungan suara bahkan harus terus mengawasi pengumpulan suara dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampai ke tingkat kecamatan dan kabupaten agar tidak terjadi rekayasa dan kecurangan.
Pemilu yang Aman dan Damai
Amat penting bagi semua warga masyarakat untuk menjaga Pemilu berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai dan berkualitas. Jangan sampai terjadi kekerasan dalam bentuk apapun, baik secara terbuka maupun terselubung, karena bila sampai terjadi kekerasan maka damai dan rasa aman tidak akan mudah dipulihkan.
Perlu tetap waspada terhadap usaha-usaha memecah belah atau mengadu domba yang dilakukan demi tercapainya suatu target politik. Bila ada sesuatu yang bisa menimbulkan kerawanan, khususnya dalam hal keamanan dan persatuan ini, partisipasi segenap warga masyarakat untuk menangkalnya sangat diharapkan.
Calon Legislatif
Para calon legislatif, kami hargai Anda karena tertarik dan terpanggil terjun dalam dunia politik. Keputusan Anda untuk mempersembahkan diri kepada Ibu Pertiwi melalui jalan itu akan menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara berarti bahkan maksimal bagi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia.
Karena itu, tetaplah memegang nilai-nilai luhur kemanusiaan, serta tetap berjuang untuk kepentingan umum dengan integritas moral dan spiritualitas yang dalam. Anda dipanggil dan diutus menjadi garam dan terang!
Saudara-saudari terkasih,
Ikutlah memilih. Dengan demikian Anda ikut serta dalam menentukan masa depan bangsa. Sebagai umat beriman, marilah kita mengiringi proses pelaksanaan Pemilu dengan doa memohon berkat Tuhan, semoga Pemilu berlangsung dengan damai dan berkualitas serta menghasilkan wakil-wakil rakyat yang benar-benar memperhatikan rakyat dan berjuang untuk keutuhan Indonesia. Dengan demikian cita-cita bersama, yaitu kebaikan dan kesejahteraan bersama semakin mewujud nyata.
Semoga Bunda Maria, Ibu segala bangsa, senantiasa melindungi bangsa dan negara kita dengan doa-doanya.
Jakarta, Januari 2014
             KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA
Mgr Ignatius Suharyo                Mgr Johannes Pujasumarta
Ketua                                                Sekretaris Jenderal

Rabu, 05 Maret 2014

MENINGGAL

Meninggal bukanlah hal yang asing lagi setiap manusia bahkan makhluk hidup. Kematian pasti menghampiri setiap manusia yang baik dan yang jahat. Saya dapat membayangkan jika kematian datang menjemput pasti setiap orang disayangi akan merasa kehilangan. Saya dapat membayangkan betapa sedih dan pilu hati terutama orang tua serta keluarga.  
Hal yang menjadi penghiburan yang menjadi semangat bagi orang tua sanak saudara serta teman teman yang  ditinggalkan ialah biarlah luka dan perih karena kematian saya itu dibawa berlari. Padahal berkata aku ingin hidup seribu tahun lagi. Setiap malam penghiburan yang inginkan supaya keluarga terobati dan dapat membawa duka dan perih itu berlari, dengan cara beribadah dengan liturgi yang ada tanpa pertengkaran mana yang baik, yang penting Firman Allah dapat menghibur keluarga yang tinggalkan.
Segala hal yang menyangkut hal makanan jasmani ketika setelah penghiburan bukanlah yang menjadi perhatian keluarga tetapi bagaimana setiap orang yang datang melayat membantu orang tua, saudara dan teman keluarga dari suasana dukacita yang mendalam.
Dalam memimpin kebaktian penghiburan menginginkan supaya tidak ada pertentangan siapa yang layak tetapi semua orang layak melayankan firman sejauh itu menolong dan membantu keluarga keluar dari dukacita yang mendalam karena anak yang dikasihinya telah pergi kepada Bapa di Surga.
dapat membayangkan begitu rumitnya perpisahan akibat kematian yang kualami. Diakhir penguburan setelah penguburan ada kebaktian syukuran bukan karena kematian saya melainkan karena segala sesuatu yang telah dikerjakan selama ibadah penghiburan serta penguburan dapt terlaksana dengan baik.
Peristirahatan terakhir bagi tubuh yang tidak bernyawa sering menjadi perdebatan yang sangat panjang. Tetapi bagi saya apa yang terbaik bagi keluarga untuk tubuh yang telah menjadi bangkai itu diletakkan dalam liang lahat dimana disana tubuh itu hancur. Kematian yang disertai isak tangis orang tua, sanak saudara, teman dan pacar membawa keharuan bagiternyata mereka sangat merindukan dan menginginkan dapat hidup kembali seandainya bisa.
Kehidupan dimasa yang akan datang adalah impian setiap orang tetapi keyakinan bahwa saya yang meninggal dapat dimengerti oleh orang tua bahwa kehidupan setelah kematian ada kehidupan yang layak yakni bersama Bapa di Surga. Setiap kematian sesorang ada penghiburan yang kekal dari Kristus Sang Juruselamat yang telah mati bagi saya sehingga keluarga yang telah ditinggalkan dapat menerima kematian itu sebagai sesuatu yang wajar dan manusiawi sebagai makhluk hidup. Dan yang membuat keluarga berduka termasuk pacar saya adalah dosa.
Tuhan yang tahu segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan setiap umatNya karena itu setiap keluarga yang ditinggalkan apalagi saya yang meninggal dalam masa muda, masih banyak harapan, impian  orang tua bahwa suatu saat akan menjadi orang yang dikenal dalam masyarakat.
Kehidupan orang  tua dalam proses penyembuhan akibat kematian saya harus secara terus menerus dilakukan sebab duka ini tidak dapat hilang begitu saja walaupun sudah ada penghiburan. Pergumulan orang tua yang tinggalkan berpikir tentang cita-cita yang tidak tercapai akibat saya dipanggil cepat oleh Tuhan.
Dalam bayangan  bahwa orang tua, keluarga, dan pacar tidak boleh menyalahkan Tuhan atas kepergian saya kembali kepada Tuhan. Sebab saya meninggal bukanlah kehendak orang tua, saudara dan pacar tetapi itu kehendak Tuhan, hal inilah yang menjadi penekanan penting bagi keluarga yang ditinggalkan. Dalam suasana kematian keluarga diajak merenung batapa pahitnya dan perihnya kematian akibat kehidupan yang disertai dosa.
Dalam ketidakberdayaan keluarga yang tinggalkan hanya tertegun, terisak dan menjerit karena duka yang tidak terhingga. Hal-hal yang saya harapkan datang dalam keluarga ketika kesedihan menghimpit keluarga adalah :
-          Pimpinan Roh Tuhan dalam kehidupan keluarga saya
-          Kehidupan berarti bahwa tidak selamanya kita akan hidup pasti kita akn mati
-          Perlindungan Tuhan setelah saya dikuburkan
-          Kesedihan harus segera menjadi kebahagian bukan karena saya telah pergi
-          Kehendak Tuhan terjadi bagi saya sehingga meninggalkan dunia ini kepada kehidupan bersama yang Kuasa
-          Dukacita harus berakhir bukan berarti serta-merta melupakan kematian yang baru saja dialami.
-          Ketekunan menanti kekuatan yang asalnya dari Tuhan sang punya kehidupan kita ini.

Penghiburan yang dinantikan keluarga bukanlah lewat makan sebanyak-banyaknya satu berusaha mnenghibur diri dengan penghiburan yang semu tetapi penghiburan sejati dari FirmanNya yang disampaikan Hamba Tuhan.
Beberapa hal yang penting dari maksud kematian setiap orang berbeda-beda tergantung dari situasi keluarga. Sebab setiap kegiatan diseputar kematian adalah hak Tuhan atas diri kita. Pengampunan dari Tuhan atas segala dosa saya selama hidup itu diampuni ketika pengakuan dosa dilakukan saat masih hidup. Dan menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggal adalah siap yang didalam Kristus kehidupanNya sudah ada ditanga Kristus sang pemilik kehidupan.
Kebutuhan jasmani menjadi alasan yang sangat komplit dalam mepertahankan kedukaan yang panjang padahl saya meninggal bukan karena kehendakku. Kematian yang menghampiriku mempengaruhi kehidupan dalam keluarga sebab tidak adalagi yang meneruskan perjuangan orang tua.
Kehidupan keluarga setelah kematian pasti berdampak lama dan itu bisa dilupakan ketika keluarga sadar bahwa kita ini milik Tuhan sehingga kepadaNya kita kembali dan menghadap Dia.
Sebab kepada Dialah yang dipuji karena kebesaran dan kehendakNya sehingga setiap manusia dapat melihat hidup yang kekal. Dan kehidupan itu hanya ada dalam Yesus Kristus yang telah memanggil kepada hidup untuk bersama-sama dengan Dia. Karena ketika mati sudah bersama dengan Yesus dan itru yang menjadi pegangan bagi keluarga agar tidak tetap dalam kedukaan yang berkepanjangan.
Perpisahan selamanya dengan keluarga dan pacar membuat bersedih dan ingin kembali pulang ke dalam dunia tetapi saya sudah ada bersama dengan Dia di Surga. Tetapi menjadi inti pertemuan adalah suatu saat kita bertemu di Surga yang kekal. Sebab dimana ada kelahiran pasti ada kematian dan pasti yang hidup pasti akan mati sebab itu orang tua, sank saudara dan pacar tidak usah sedih. Sebab dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan yang didalamnya ada pertemuan yang sangat indah dan mengasikkan.
Kehidupan kekal yang menanti siap menengadahkan tangannya untuk menerima setiap ora ng yang mau datang kepadaNya. Apakah dengan kematian keluarga dapat belajar banyak tentang kehendak Allah? Atau justru menyalahkan Allah bahwa mengapa Allah mencabut nyawa orang yang dikasihi diantara keluarga?.